Muncul modus penipuan baru, yakni dengan mencatut Jabatan di Istana Presiden. Polisi pun mengamankan 3 orang yang mengaku staf khusus presiden bidang pengembangan daerah.
Menurut juru bicara presiden Julian A Pasha, di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (27/1), dirinya mendapat laporan ada sekelompok orang yang berpura-pura melakukan investigasi dan pengembangan daerah. Dalam aksi tersebut mereka juga meminta imbalan rupiah. Kasus tersebut terjadi di Halmahera, Maluku Utara.
“Mereka melakukan kunjungan ke Pemda setempat melakukan investigasi dan mengatasnamakan staf khusus presiden,” ujarnya. Karena peristiwa tersebut, Julian mengingatkan kepada seluruh Pemda di Indonesia untuk terus waspada.
“Saya ingin agar pihak-pihak, khususnya jajaran Pemda di seluruh Indonesia bisa mewaspadai adanya pihak-pihak yang tak bertanggung jawab dan melakuan hal-hal tertentu yang sama sekali nggak ada hubungannya dengan staf khusus presiden dan melakukan hal-hal yang tak bisa dipertanggung jawabkan,” imbaunya.
Setelah ada laporan tersebut, tutur Julian, pihak istana langsung meminta kepada kepolisian untuk mengamankan 3 pelaku tersebut. “Kami langsung meminta pihak yang berwenang untuk menangkap dan sudah dilakukan,” tambahnya.
Julian juga mengatakan 3 pelaku tersebut juga keliru dalam mencatut staf khusus presiden. Sebab staf khusus bidang SDM dan Pengembangan Daerah tidak pernah ada.
Catut Jabatan Staf Presiden
July 27, 2010 By Leave a Comment